Jokowi Minta Menteri Beri Informasi Penanganan Corona ke Publik dengan Detail

fokusmedan : Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta jajaran rmenteri dan lembaga negara memberikan informasi yang transparan dan detail terkait penanganan virus corona (Covid-19). Jokowi tak mau ada informasi yang tidak jelas disampaikan ke masyarakat.

“Mengenai komunikasi yang efektif, yang memberikan penjelasan-penjelasan secara transparan kepada media. Ini harus dilakukan dengan detail dan baik,” ujar Jokowi saat memimpin sidang kabinet paripurna melalui video conference, Selasa (14/4).

Menurut dia, berita-berita positif harus disampaikan ke masyarakat. Jokowi menilai hal itu bisa menumbuhkan optimisme masyarakat di tengah situasi pandemi virus corona.

“Jangan sampai banyak berita yang baik tidak bisa disampaikan. Sehingga rasa optimis masyarakat menjadi cenderung masuk ke hal-hal yang tidak positif,” kata dia.

Minta Data Terbuka di Semua Kementerian

Dalam rapat terbatas sebelumnya, Jokowi telah meminta agar data-data informasi terkait virus corona terintegrasi dan terbuka di semua kementerian. Sehingga, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP), jumlah pasien positif, jumlah pasien meninggal, dan sembuh terdata dengan baik.

“Sekali lagi data terpadu ini menyangkut PDP, ODP, yang positif, kemudian yang sembuh, yang meninggal, jumlah yang sudah di- PCR berapa, ada semuanya dan terbuka hasilnya,” ucapnya, Senin 13 April 2020.

Sebagai informasi, jumlah pasien positif corona di Indonesia sudah mencapai 4.557 kasus hingga Senin (13/4/2020). Adapun jumlah pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 380 orang sementara pasien meninggal akibat penyakit ini totalnya 399 orang.(yaya)