Usai tabligh akbar di Malaysia, 350 warga Sumut masuk dalam pemantauan Covid-19

fokusmedan : Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara saat ini sedang melacak keberadaan 350 warga Sumut yang mengikuti kegiatan tabligh akbar di Malaysia.

Tindakan ini dilakukan karena ada dugaan salah seorang peserta tabligh akbar ini positif mengidap virus corona (Covid-19).

Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan menyampaikan, 350 warga Sumut ini sudah berada di Kota Medan dan Binjai.

“Mereka yang ikut tabligh akbar itu sedang kita lacak keberadaannya,” sebutnya kepada wartawan, Jumat (13/3).

Ia menjelaskan, 350 orang ini masuk dalam pemantauan selama 14 hari dan terhitung sejak mengalami kontak dengan orang positif Covid-19.

“Namun, kalau aman dalam 14 hari berarti sehat. Begitu pun, kondisi itu masih berpotensi jatuh dalam pasien pengamatan,” ujarnya.

Ia berpendapat, sebenarnya kondisi ini bisa diamankan bila rantai penularannya (Covid-19) bisa kita dapatkan dan diputus,” jelasnya.

“Dengan begitu, cara memutus rantai penularan itu ialah dengan melakukan pemantauan. Apabila nantinya sakit, akan diobati dan akan kita periksa dalam laboratorium apakah masuk Covid-19 apa bukan,” tandasnya.(riz)