OJK Sebut Penurunan IHSG Imbas Virus Corona Turut Terjadi di Pasar Modal Dunia

fokusmedan : Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan beberapa faktor penyebab Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat beberapa waktu terakhir. Salah satunya adalah isu mengenai virus corona.

Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK, Fakhri Hilmi, mengatakan adanya virus corona ini tidak hanya membuat pasar modal Indonesia terimbas, namun hampir seluruh pasar modal dunia ikut terdampak. Hal ini bisa terlihat dari penurunan IHSG secara signifikan.

“Kondisi pasar modal di seluruh dunia mengalami tekanan yang cukup berat, pertama karena pandemik corona yang terjadi di seluruh dunia. Jadi, ini luar biasa pandemik corona ini sehingga semua aspek ekonomi terkena,” kata dia Padang, Sumatera Barat, Jumat (13/3).

Tidak hanya virus corona, isu global lain yang membuat tekanan terhadap IHSG adalah perang harga minyak mentah antara Arab Saudi dan Iran. Di tambah lagi, sentimen Amerika Serikat yang telah memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan sebagai upaya menangkal dampak virus asal China itu.

“Dalam satu minggu kurang, mereka (AS) sudah cut 50 basis poin dan tidak berhasil (menahan pelemahan indeks), sampai sekarang indeks masih tertekan,” kata dia.

Pelemahan Turut Terimbas Dalam Negeri

Fakhri menambahkan, di dalam negeri juga ada beberapa sentimen yang mempengaruhi tekanan terhadap IHSG. Diantaranya adalah masalah kasus gagal bayar polis asuransi Jiwasraya dan juga pesimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia di bawah 5 persen.

“Berita yang kurang menyenangkan adalah pertumbuhan yang dipangkas kurang dari 5 persen. Jadi, kalau dulu kita ada angka 5,1 persen, 5,4 persen, ada yang optimis 5,5 persen sekarang tidak ada yang di atas 5 persen,” tutupnya.(yaya)