Jamin Ketersediaan Stok, Pemerintah Diminta Segera Keluarkan Izin Impor Bawang Putih

fokusmedan : Ketua Asosiasi Hortikultura Nasional, Anton Muslim Arbi berharap pemerintah segera mengeluarkan rekomendasi impor produk holtikultura (RPIH) untuk bawang putih, guna mendukung pasokan yang mulai menipis. Menurutnya, proses perizinan yang lama dapat membuat harga bawang putih terus tinggi jelang periode Puasa dan Lebaran.

“Kalau semua sudah oke, diproses, supaya izin cepat keluar,” katanya, ditulis Minggu (8/3).

Dia mengatakan, importir memerlukan kepastian apalagi terdapat dugaan proses keluarnya izin yang lama terjadi bukan karena persoalan teknis.

Ketua II Perkumpulan Pelaku Usaha Bawang dan Sayuran Umbi Indonesia (Pusbarindo) Valentino juga mengharapkan izin impor cepat keluar agar bawang dapat cepat tiba ke Indonesia. Menurut dia, Surat Perizinan Impor (SPI) itu seharusnya cepat diterbitkan terutama bagi perusahaan yang sudah jelas proses administrasinya dan rekam jejaknya memadai.

“Dari SPI yang terbit 26 Februari lalu sebanyak 25.800 ton, hanya satu anggota Pusbarindo yang memperoleh SPI yaitu 800 ton, kurang lebih tiga persen saja,” kata Valentino.

Dia menilai, proses izin yang lambat dapat membuat stok bawang putih pada Puasa dan Lebaran tidak mencukupi di pasaran sehingga harganya naik. “Kira-kira kebutuhan sampai dengan Mei nanti adalah 160.000 ton. Ada potensi kekurangan stok 100.000 ton,” jelasnya.(yaya)