Sempat Naik, Harga Bawang Putih Mulai Turun ke Rp 45.000 per Kg

fokusmedan : Harga jual sejumlah bahan pangan komoditi utama masyarakat Indonesia yang sempat melonjak drastis pada beberapa waktu lalu, seperti cabai rawit merah dan bawang putih telah mengalami penurunan drastis.

“Semua sudah pada turun, kemarin kan sempat naik banget. Bawang putih sekarang turun jadi Rp 45 ribu per kilonya mas, dulu kan sempat naik karena corona,” ujar seorang pedagang bumbu dapur Pasar Jatinegara, As di Jakarta, Kamis (5/3).

Sementara itu, untuk harga cabai merah dibanderol Rp Rp 40 ribu per kg, dari sebelumnya mencapai Rp 100 ribu per kg. Dia menduga penurunan harga terjadi karena stok cabai rawit merah kini telah melimpah, dan tidak langkah lagi.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi selama bulan Februari 2020 sebesar 0,28 persen. Lebih rendah dari inflasi Januari sebesar 0,39 persen. Sementara, inflasi tahun kalender sebesar 0,66 persen dan inflasi tahun ke tahun 2,98 persen.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Risanti menyatakan, angka inflasi didasari kelompok makanan, minuman dan tembakau yang memberi kontribusi paling tinggi, di mana inflasinya sebesar 0,95 persen dengan andil 0,25 persen.

“Untuk kelompok makanan, minuman dan tembakau, komoditas yang memberi sumbangan terbesar adalah bawang putih sebesar 0,09 persen, dikarenakan harga bawang putih ini naik, ya,” ujar Yunita dalam paparannya, Senin (2/3).

Meski demikian, dia belum mengetahui secara pasti apakah kenaikan harga bawang putih dipicu penahanan impor dari China imbas penyebaran virus Corona. Namun, pasokan bawang putih di RI memang kurang.

“Yang jelas, pasokannya kurang, bisa jadi karena pengaruh dari isu virus ini juga. Sedangkan kita tahu, mayoritas bawang putih kita diimpor dari China,” imbuhnya.(yaya)