Samera Expo 2020 dorong daya beli properti di Medan

fokusmedan : Sejumlah kebijakan yang dikeluarkan pemerintah dalam membantu masyarakat memiliki rumah menjadi titik balik kepercayaan masyarakat untuk segera membeli rumah.

Survei Bank lndonesia (BI) menyebutkan terjadi peningkatan penjualan rumah pasar primer pada kuartal akhir 2019. Rumah tipe kecil mencatat lonjakan paling tinggi dari pertumbuhan minus 16 persen di tahun 2018 menjadi tumbuh 23,01 persen di 2019. Ini sangat mungkin bagian dari efek positif beberapa stimulasi pemerintah.

Chairman Samera Propertindo, Adi Ming E menyebutkan, kemudahan pembayaran Down Payment (DP) hingga tingkat pembayaran KPR menjadi faktor vital untuk menggerakkan kembali minat masyarakat. Kebijakan BI melonggarkan Giro Wajib Minimum (GWM) membuat bank leluasa menyalurkan kredit KPR. Rasio kredit pada agunan (Loan to Value) pun juga telah ikut dinaikkan sehingga DP rumah menjadi semakin ringan.

Tentu saja ini memberi rangsangan yang cukup berarti, terutama untuk rumah tipe kecil dan menengah. Mengingat Survei Bl menegaskan bahwa 70 persen masyarakat lebih menyukai KPR untuk membeli rumah. Turunnya tarif pajak penghasilan (PPh) atas penjualan rumah mewah dari 5 persen menjadi 1 persen pun diyakini akan memberi pengaruh pada pasar perumahan premium.

Tinggal lagi, Adi Ming E pun menyadari psikologis sosial masyarakat yang masih dihantui kekhawatiran karena pemberitaan seputar krisis, resesi, atau bad news lainnya beberapa tahun belakangan.

Menurutnya, sudah menjadi tanggung jawab pemerintah, bank dan pengembang untuk terus menjaga suasana optimisme di masyarakat. Mereka yang membeli rumah dua, tiga, atau empat tahun lalu juga dihinggapi ketakutan serupa. Namun lihat apa yang terjadi saat ini, ekonomi tetap berjalan baik, harga rumah pun ikut bergerak naik dan keuntungan yang tidak kecil tentunya.

Bank Indonesia mencatat, di tahun 2019 kenaikan rata-rata harga rumah tertinggi terjadi di Kota Medan, sedangkan pertumbuhan harga rumah terendah ada di Jabodetabek. Ini jelas-jelas jadi kabar baik bagi masyarakat Kota Medan yang kemarin optimis dan memilih membeli properti.

“Untuk mengembalikan optimisme masyarakat, menggelar Samera Expo 2020 yang berlangsung pada 3-15 Maret 2020 di Atrium Sun Plaza Medan,” katanya, Kamis (5/3/2020).

Lewat pameran ini, Samera Propertindo akan menyampaikan pesan bahwa pemerintah telah berupaya semaksimal mungkin memberi kemudahan, pengembang juga senantiasa berinovasi memberikan perumahan terbaik dan sesuai dengan masyarakat. Dan bank telah ikut andil mewujudkan rumah impian masyarakat.

“Dalam gelaran kali ini, Samera Propertindo menargetkan terjual 100 unit selama dua minggu atau sepanjang pameran berlangsung,” pungkasnya.(ten)