12 Penyebab Sariawan yang Umum Terjadi, dari Hal Sepele Sehari-hari

fokusmedan : Sariawan memang banyak dialami dari kalangan kanak-kanak hingga lanjut usia. Beberapa kasus lain ditemukan sariawan dengan penyebab sederhana dan terabaikan.

Sariawan atau dikenal dengan nama ilmiahnya, stomatitis aphtosa merupakan suatu kelainan di selaput lendir dalam mulut, berupa luka berbentuk bercak putih kekuningan, cekung, dan terkadang memerah.

Berikutpenyebab sariawan yang umum terjadi, dari berbagai sumber:

Anemia dan Kelainan Darah

Anemia atau kekurangan darah menjadi salah penyebab sariawan yang umum terjadi. Karena peredaran darah yang seharusnya membawa oksigen ke seluruh tubuh mengalami masalah, akhirnya memberi efek negatif pada kulit, termasuk sariawan.

Pasang Kawat Gigi Baru

Melansir dari hellosehat.com bahwa efek samping dari memasang kawat gigi baru, salah satunya ialah sariawan. Hal ini karena adanya gesekan antara kawat atau bracket yang kencang, dengan sisi dalam pipi, lidah, gusi atau bibir.

Gesekan tersebut membuat luka dan nyeri, yang bisa Anda redakan dengan berkumur air dingin atau kompres es batu. Suhu dingin akan membantu meringankan nyeri dan menurunkan radang.

Menyikat Gigi Terlalu Kasar

Membersihkan gigi dengan cara menyikat tentu menjadi kewajiban setiap hari demi mendapatkan gigi kinclong yang sehat. Banyak orang yang beranggapan bahwa menyikat dengan tenaga lebih pasti akan membuat gigi lebih bersih.

Padahal cara tersebut akan membuat gusi yang lunak dan tipis bisa terluka. Gesekan dan dorongan dari sikat gigi bisa menimbulkan bekas merah dan lecet yang mengakibatkan sariawan muncul. Bersihkan gigi dengan cara yang tepat, seperti melingkar dan naik turun.

Mulut Keting (Xerostomia)

Penyebab sariawan selanjutnya bisa timbul karena mulut kering, bisa karena Anda dehidrasi. Mulut kering menyebabkan kuman dan bakteri lebih mudah bersarang, kemudian membuat bau mulut serta sariawan.

Tumbuhnya bakteri dan kuman dalam mulut bisa membuat radang baru atau infeksi mulut. Sebaiknya perbanyak minum air putih secara rutin sebagai pencegahan.

Terlalu Banyak Makan Berminyak dan Pedas

Jika Anda suka makan gorengan dan saus pedas, berhati-hatilah. Mengonsumsi makanan berminyak dan terlalu pedas dapat menimbulkan luda di mulut akhirnya jadi penyebab sariawan.

Alergi Makanan

Masih berhubungan dengan yang Anda konsumsi. Selain makanan berminyak, apa ada makanan lain yang terakhir dimakan?

Bisa jadi tubuh Anda alergi terhadap salah satu makanan, seperti makanan laut, telur, dan susu. Selain menimbulkan rasa gatal di kulit, alergi juga menjadi penyebab sariawan. Imunitas tubuh Anda ikut terganggu dengan keberadaan makanan yang membuat alergi tersebut.

Kurang Vitamin dan Nutrisi

Jika beberapa penyebab lain tadi Anda rasa bukan sumber yang tepat, bisa jadi sebenarnya tubuh kekurangan vitamin B kompleks.

Melansir dari hellosehat.com, bahwa asupan vitamin B-3 (niasin), vitamin B-9 (asam folat), dan vitamin B-12 (cobalamin) yang rendah menjadi alasan kuat penyebab sariawan. Imunitas yang lemah juga bisa menimbulkan sariawan.
Perbanyak konsumsi makanan bernutrisi dan kayak vitamin bisa membantu Anda meningkatkan sistem imunitas, serta mencegah sariawan.

Iritasi dan Cedera 

Penyebab sariawan yang sering terjadi karena adanya iritasi dan cedera. Iritasi yang timbul dari mulut kering dan para kuman, pasti menimbulkan luka sariawan baru. Cedera di dalam mulut, seperti tidak sengaja tergigit ketika mengunyah makanan.

Iritasi lain yang jadi penyebab jerawat bisa juga berasal dari tembakau rokok yang dihisap. Kemudian bahan kimia dari pasta gigi, beberapa orang ada yang rentan dan mudah iritasi dengan sodium lauryl sulfate.

Gangguan Imunitas

Penyebab sariawan yang umum terjadi karena sistem kekebalan tubuh melemah, bisa karena sakit, terlalu Lelah, atau alergi makanan. Terutama pada penderita HIV/AIDS yang memiliki risiko tinggi mengalami sariawan.

Selanjutnya penderita kanker yang sedang menjalani proses kemoterapi, biasanya memiliki daya tahan tubuh yang rendah. Gangguan imunitas yang biasanya membuat Anda mudah terserang flu dan sariawan.

Perubahan Hormon

Penyebab sariawan berikutnya yang sering dialami oleh para wanita, yakni adanya perubahan hormon pada masa menstruasi dan menopause. Perubahan keseimbangan kadar progresteron wanita akan mempengaruhi sirkulasi darah di wajah dan mulut.

Hal tersebut selain menimbulkan sariawan, ternyata juga menyebabkan masalah mulut lain, seperti radang gusi, berdarah tiba-tiba, dan bengkak.

Buruknya Kesehatan Gigi

Gigi yang tidak sehat, seperti berlubang dan retak juga menjadi penyebab sariawan yang biasa terjadi. Karena lubang pada gigi biasanya jadi sarang para kuman dan bakteri dari sisa-sisa makanan. Semakin banyak kuman di dalam mulut, maka risiko sariawan juga lebih tinggi.

Masalah Sistem Pencernaan

Penyebab sariawan selanjutnya yang jarang diduga oleh banyak orang, yakni karena ada masalah pada pencernaan Anda. Ketika ada masalah menyebabkan produksi asam lambung meningkat, kemudian bisa naik dan menjadi penyebab sariawan.

Itulah beberapa penyebab sariawan yang umum terjadi dan acapkali terabaikan. Mulailah banyak konsumsi makanan sehat dan pola hidup yang baik, demi menjaga imunitas sekaligus mencegah sariawan. Semoga bermanfaat.